Kebumen Dipastikan Bebas Daging Sapi Glonggongan

Daging Sapi Glonggongan

Isu daging glonggongan sering kali muncul saat bulan ramadhan tiba. Namun di Kebumen bisa dipastikan bebas dari daging glonggongan tersebut. Melihat kebutuhan daging sapi masyarakat di Kebumen sudah terpenuhi dan juga populasi sapi itu sendiri juga tidak ada masala di wilayah Kebumen.

Statmen Kebumen bebas dari daging glonggongan ini diperkuat dengan keterangan dari pihak Kasi Perlindungan Konsumen sekaligus Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) di Dinas Perindustrian Perdagangan dan Pengelolaan Pasar (Diperindagsar) Kabupaten Kebumen, diterangkan bahwa pihak-pihak tersebut telah bekerjasama dengan lembaga terkait untuk melakukan pengawasan terhadap kemungkinan daging sapi glonggongan masuk ke Kebumen.

Perlu untuk diketauhi bahwa ciri-ciri daging glonggongan antara lain warna daging merah pucat, lembek, permukaan daging basah, dan biasanya oleh penjual tidak digantung karena jika daging digantung, air dari daging akan menetes.

Keterangan dari pihak pedagang sendiri juga demikian, menyatakan yakin bahwa daging sapi glonggongan tidak beredar di pasar-pasar Kebumen.

Selama bulan ramadhan terjadi peningkatan pejualan terhadap daging sapi di Kebumen, rata-rata pedagang bisa memotong 2 ekor sapi di hari puasa biasa, dan di H-7 lebaran bisa sampai 5 ekor per harinya. (sumber: krjogja, Damar S.A)

Add Comment