Desa Wirogaten, Mirit, Kebumen


Desa Wirogaten terletak di kecamatan Mirit, kabupaten Kebumen. Desa ini dilalui oleh jalan raya Winong

Nama: Wirogaten
Kecamatan: Mirit
Kabupaten: Kebumen
Provinsi: Jawa Tengah
Kodepos: 54395
Luas:
Jumlah penduduk:
Kepadatan:

SEJARAH WIROGATEN
Asal usul berdirinya desa Wirogaten, kecamatan Mirit, kabupaten Kebumen yang disertai dengan pertunjukan wayang kulit.

Menurut Juru Kunci, yaitu Bapak Basiran, asal-usul Desa Wirogaten yaitu ada seorang petani yang mempunyai hewan kerbau yang digunakan untuk membajak sawahnya, ternyata pecut kerbaunya ketinggalan. Kemudian Mbah Wirogati menyuruh pangonya (budak) untuk mengambil pecut di rumah. Di dalam rumah tersebut mbah putrid sedang menumbuk padi di rumah, pangonnya disuruh membantu. Sampai lupa bahwa dia (pangon) disuruh ambil alat untuk menarik kerbau. Kemudian Mbah Wirogati pulang ke rumah dan bertanya, “ Kenapa alat untuk menarik kerbau tidak diantarkan ?” R.M. Sekar Pandjinotokusumo menjawab : ini disuruh Mbah Putri, kemudian mbah Wirogati merasa was-was dan berkata “jangan” kemudian dituduh RM. Sekar Pandjinotokusumo suka sama mbah putri. Mbah Wirogati tidak percaya. Kemudian R.M. Sekar Pandjinotokusumo berani sumpah dan mengatakan jika darah yang keluar dari tubuhnya berwarna putih berarti dia benar tidak ada perasaan terhadap Mbah Putri. Kemudian Mbah Wirogati bunuh diri, ternyata darahnya merah, kemudian darah tersebut meluas di beberapa tempat.

Akhirnya, daerah yang terkena darah tersebut menjadi wilayah Wirogaten. Namun darah yang keluar dari RM Sekar Pandjinotokusumo berwarna putih. Pada waktu itu RM. Sekar Pandjinotokusumo tidak marah, karena merasa tidak bersalah. Dia hanya mengatakan bahwa dia tidak berbuat apa-apa dan dia berani mempertaruhkan nyawanya.

Sehingga akhirnya Mbah Wirogati meninggal dengan cara bunuh diri berdasarkan cerita ini, maka masyarakat Wirogaten pada setiap bulan Suro melakukan tradisi Jawa untuk menghormati arwah leluhur. Pelaksanaan tradisi ini dilaksanakan di sekitar makan Mbah Wirogati.
Proses upacara ritual di desa Wirogaten kecamatan Mirit kabupaten Kebumen, yang dilakukan 1 tahun sekali:

Berdasarkan cerita rakyat di desa Wirogaten dapat disimpulkan bahwa :
Asal usul desa Wirogaten yaitu diambil dari nama Mbah Wirogati. Desa ini memiliki upacara tradisional yang dilakukan pada bulan Muharrram, disertai dengan pertunjukan wayang kulit, pada pertunjukan wayang kulit ini dilakukan dua kali yaitu pada waktu siang dan malam.
Upacara tradisional ini mengandung nilai-nilai keagamaan sehingga sampai sekarang masih dilakukan setiap bulan Muharram dan tidak boleh ditinggalkan oleh masyarakat Wirogaten karena untuk menjaga keselamatan desa.

Add Comment